Contoh Pertanyaan Wawancara Narasumber
5 mins read

Contoh Pertanyaan Wawancara Narasumber

Dalam proses wawancara, banyak orang menganggap cukup datang dan bertanya secara spontan. Padahal, tanpa persiapan yang matang, wawancara bisa menjadi tidak terarah dan kehilangan informasi penting.

Menyiapkan pertanyaan wawancara narasumber bukan hanya membantu Anda mendapatkan jawaban yang relevan, tetapi juga membuat proses wawancara lebih profesional dan efisien.

Terlebih jika wawancara digunakan untuk kebutuhan media, konten, atau siaran perskualitas pertanyaan sangat menentukan kualitas hasilnya.

Ilustrasi riset. (Foto oleh yanalya/freepik)

Baca juga: 5 Langkah Wawancara Narasumber Lewat Telepon agar Press Release Lebih Akurat

3 Alasan Anda Harus Menyusun Pertanyaan Wawancara Narasumber

Menyiapkan daftar pertanyaan wawancara narasumber akan membuat Anda merasa lebih siap. Anda tentu akan merasa lebih nyaman selama sesi wawancara. Berikut beberapa alasan yang telah RadVoice rangkum:

1. Agar Wawancara Lebih Terarah dan Efisien

Dengan menyiapkan pertanyaan sejak awal, Anda dapat memastikan wawancara berjalan sesuai tujuan. Tanpa persiapan, percakapan bisa melebar dan tidak fokus pada informasi yang dibutuhkan.

Hal ini sangat penting terutama dalam wawancara untuk kebutuhan media atau siaran pers.

Dengan mengacu kepada daftar pertanyaan, menurut Indeed, Anda tidak akan kehilangan arah pembicaraan.

Ketahuilah topik-topik yang dikuasai oleh narasumber atau posisi karier terbarunya. Pemahaman ini akan memudahkan Anda dalam merumuskan daftar pertanyaan sebelum wawancara dilakukan.

Ilustrasi percakapan. Memegang daftar pertanyaan wawancara narasumber dapat membantu pewawancara mengatur arah pembicaraan. (Foto oleh mego-studio/freepik)

2. Menggali Informasi yang Lebih Mendalam

Pertanyaan yang disusun dengan baik dapat membantu menggali insight yang tidak muncul dari pertanyaan umum.

Menurut Merdeka.com, pertanyaan yang spesifik dan relevan dapat membantu narasumber memberikan jawaban yang lebih detail dan informatif, sehingga hasil wawancara menjadi lebih kaya.

Dilansir dari My Interview Practice, Anda juga dapat mengumpulkan informasi lainnya seperti misi perusahaan, demografi pelanggan, serta produk dan layanan sajakah yang perusahaan tersebut tawarkan.

Untuk wawancara profil, misalnya, Anda dapat menggali lebih banyak tentang seorang narasumber yang akan mendorong mereka untuk menceritakan tentang diri mereka.

Selama wawancara narasumber berlangsung, Anda bisa dengan mudah meminta narasumber untuk menjelaskan lebih banyak jika jawaban semula dirasa kurang memuaskan.

Dengan persiapan yang matang, Anda juga bisa menyesuaikan pertanyaan berdasarkan latar belakang narasumber.

Baca juga: 5 Tips Sukses Wawancara Doorstop Agar Narasumber Jawab Pertanyaan

3. Meningkatkan Profesionalisme di Mata Narasumber

Narasumber cenderung lebih menghargai pewawancara yang terlihat siap dan memahami topik yang dibahas. Sehingga mereka juga siap saat menghadapi wawancara media.

Merujuk pada Brainly, persiapan pertanyaan menunjukkan keseriusan dan tujuan yang jelas dalam melakukan wawancara.

Hal ini juga membantu membangun kepercayaan antara pewawancara dan narasumber.

5 Contoh Pertanyaan Wawancara Narasumber dengan Berbagai Topik

Berikut beberapa contoh pertanyaan wawancara narasumber yang bisa digunakan dalam berbagai situasi:

Ilustrasi prioritas daftar pertanyaan. (Foto oleh Glenn Carstens-Peters/Unsplash)

1. Topik Bisnis / Perusahaan

  • Apa latar belakang dibalik keputusan perusahaan meluncurkan produk ini?
  • Apa tantangan terbesar yang dihadapi dalam proses pengembangan?

2. Topik Hubungan masyarakat / Komunikasi

  • Bagaimana strategi komunikasi yang digunakan untuk membangun citra perusahaan?
  • Seberapa penting media relations dalam mendukung reputasi brand?

3. Topik Pendidikan

  • Bagaimana strategi komunikasi yang digunakan untuk membangun citra perusahaan?
  • Seberapa penting media relations dalam mendukung reputasi brand?

4. Topik Sosial

  • Apa tantangan terbesar dalam sistem pendidikan saat ini?
  • Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran?

5. Topik Personal / Profil Narasumber

  • Apa yang menjadi motivasi utama Anda dalam menjalankan profesi ini?
  • Apa pelajaran paling berharga dalam perjalanan karir Anda?

Pertanyaan yang baik adalah pertanyaan yang terbuka (terbuka) sehingga memungkinkan narasumber memberikan jawaban yang lebih luas dan mendalam.

Baca juga: 7 Tips Wawancara Narasumber yang Sulit dan Tertutup

Kesimpulan

Menyiapkan pertanyaan wawancara narasumber adalah langkah penting untuk memastikan wawancara berjalan efektif, terarah, dan menghasilkan informasi yang berkualitas.

Dengan persiapan yang baik, Anda tidak hanya mendapatkan jawaban yang lebih mendalam, tetapi juga meningkatkan profesionalisme dalam berkomunikasi dengan narasumber.

Dengan demikian, menyusun pertanyaan wawancara narasumber yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan informasi yang kuat dan layak publikasi.

Namun, agar hasil wawancara benar-benar bisa diolah menjadi konten yang menarik, baik untuk media, siaran persmaupun kebutuhan komunikasi brand, dibutuhkan strategi yang lebih terarah.

Tim Radvoice dapat membantu Anda mulai dari perencanaan wawancara, penyusunan pertanyaan, hingga mengolah hasil wawancara menjadi konten yang memiliki nilai berita dan dilirik media.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch