6 Cara Mengatasi Writer’s Block, Salah Satunya Istirahat
Apa itu Blok Penulis?
Bagi Anda yang suka menulis atau sedang bekerja di dunia kepenulisan, blok penulis adalah hal lumrah. Bahkan mungkin Anda sedang mengalaminya.
Dikutip dari Skill Academy, blok penulis adalah kondisi saat penulis mengalami kesulitan (sementara atau permanen) menuangkan kata-kata. Sederhananya, penulis yang biasanya begitu terampil menulis, tiba-tiba jadi merasa tidak bisa menulis.
Kondisi tersebut bisa terjadi pada siapa saja, baik itu penulis baru maupun penulis profesional. Hal itu wajar terjadi, mengingat memang seorang penulis harus kreatif dan mampu mengolah tema-tema positif yang mampu menarik banyak pembaca.
Baca juga: 10 Cara Menulis Artikel di Web Perusahaan
6 Cara Mengatasi Blok Penulis
Nah, kalau Anda saat ini sedang buntu dengan tulisan Anda, mungkin 6 cara ini bisa Anda lakukan untuk mendapatkan ide-ide baru.
1. Beristirahat
Jika Anda sedang buntu dan tidak ada ide, jangan forsir otak Anda untuk bekerja keras. Beristirahatlah sejenak agar otak Anda kembali segar. Jika diperlukan, carilah suasana baru yang bisa membuat pikiran Anda menjadi lebih segar lagi dan tak jenuh dengan aktivitas menulismu.
Bisa saja, ide-ide yang awalnya mau Anda tuliskan malah jadi gagal total lantaran badan dan pikiran sedang lelah.
Jika Anda terbiasa menulis di ruangan tertutup, cobalah untuk menulis di ruang terbuka. Barangkali ide-ide Anda jadi banyak muncul di kondisi tersebut.
2. Segera Catat saat Terlintas Ide Baru
Catat ide-ide yang terlintas di kepala secara langsung sebelum mengalami writer’s block. (Foto oleh Magnific)
Tidak jarang ide-ide bagus terlintas di kepala pada saat tertentu. Namun sayangnya, Anda terkadang lupa untuk mencatatnya. Coba mulai sekarang Anda jangan malas untuk mencatatnya.
Sangat disayangkan ada ide bagus yang muncul di kepala, lalu dilupakan begitu saja. Padahal, ide tersebut bisa jadi modal utama untuk tulisan Anda. Ini jadi salah satu cara mengatasi blok penulis yang efektif, lho!
Anda juga bisa mencari ide dengan riset kata kunci. Ada beberapa alat kata kunci gratis yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan ide baru.
Baca juga: UGC Jadi Tren Strategi Marketing, Ini Kekurangan dan Kelebihannya
3. Jangan Perfeksionis
Perfeksionis menjadi salah satu hambatan bagi para penulis maupun pekerja kreatif lainnya. Ini bisa jadi penyebab Anda mengalami blok penulis. Anda memasang target dan standar terlampau tinggi pada tulisan. Perfeksionis di sini merupakan bentuk perlindungan diri seorang penulis dari kritik dan kegagalan.
Anda punya keinginan untuk menulis dengan sempurna pada draf pertama. Tapi Anda tidak sadar bahwa draf pertama memang jarang sempurna. Perlu Anda ingat bahwa sebuah tulisan merupakan hasil dari menulis ulang yang dilakukan terus-menerus. Jadi tenang saja, Anda selalu bisa menghapus dan mengedit draf.
4. Buat Tenggat waktu
Saat mengalami blok penulisAnda bakal cenderung menunda-nunda pekerjaan. Gegara malas, Anda akhirnya jadi tidak punya ide untuk tulisan selanjutnya.
Oleh karena itu, lakukanlah tenggat waktu untuk tulisan Anda sendiri. Tahu, kan, kekuatan kepepet?
Biasanya, kalau sudah kepepet, kita jadi bisa memaksakan diri untuk fokus dan biasanya jadi bisa menulis dengan cepat. Jadi, coba buat tenggat waktu untuk dirimu sendiri dan terpenuhi, ya!
5. Lakukan Menulis bebas
Freewriting adalah salah satu cara yang bisa dilakukan ketika mengalami writer’s block. (Foto oleh Magnific)
Cara selanjutnya yang bisa dilakukan jika Anda sedang mengalami blok penulis adalah lakukan menulis bebas. Menulis bebas adalah kegiatan menulis bebas. Jadi Anda bebas menulis apa saja sesuai dengan hal-hal yang terlintas di pikiranmu.
Coba atur waktu sekitar 5-10 menit, lalu menulislah tanpa berhenti. Menulis bebas biasanya mampu menjadi stimulus agar Anda bisa menemukan kembali mengalir menulis
6. Mencoba Membuat Tulisan Lain
Menurut blog Glints, saat merasakan writer’s block di satu jenis tulisan, mencoba menulis dengan bentuk lain bisa membantu mengeluarkan ide-ide yang tidak terduga.
Misalnya Anda ditugasi menulis artikel tetapi kehabisan ide, maka coba buat jenis tulisan lainnya seperti menulis puisi, opini, dan lain sebagainya.
Melakukan cara ini seperti sedang membuka pintu di pikiran Anda melalui jalur lainnya. Ide lain bisa jadi tiba-tiba muncul karena Anda membuka pola berpikir baru.
Cara ini juga membantu otak untuk terus menjaga ritme keterampilan menulis ketika sedang buntu membuat jenis tulisan lainnya.
Baca juga: 9 Cara Membuat Konten Storytelling yang Berkesan Bagi Pembaca
Kesimpulan
Secara umum, blok penulis akan dialami pada semua penulis, baik itu baru maupun profesional. Bila ditangani dengan tepat, kendala blok penulis bisa diatasi lewat 5 cara berikut:
- Beristirahat
- Segera catat ketika mendapat ide
- Jangan perfeksionis
- Membuat tenggat waktu
- Lakukan menulis bebas
- Mencoba membuat tulisan lain
Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat mengalami blok penulis. Selamat mencoba!
RadVoice terus berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi brand melalui narasi dan inisiatif yang berdampak. Jika perusahaan Anda membutuhkan bantuan untuk membuka eksposur yang lebih luas, segera hubungi RadVoice!

PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.