7 Manfaat dan Kekurangan Konten Trending
6 mins read

7 Manfaat dan Kekurangan Konten Trending

Di dunia penulisan blog, terdapat dua jenis konten yang harus Anda ketahui, yaitu konten hijau abadi dan konten sedang tren. Setiap tipe konten ini memiliki tujuannya masing-masing.

Pada artikel sebelumnya, telah dijelaskan beberapa alasan mengapa konten hijau abadi diperlukan pada sebuah blog. Namun, belum dijelaskan jenis lainnya, yaitu konten sedang tren.

Kali ini, RadVoice Indonesia akan membahas tentang apa itu konten sedang tren beserta manfaat dan kekurangannya. Berikut tujuh manfaat dan kekurangannya.

Apa itu Konten Sedang tren?

Konten trending juga dapat dikatakan sebagai konten yang sangat dinamis. Foto oleh (rawpixel.com/Freepik).

Konten sedang tren adalah kebalikan dari konten hijau abadi. Mengutip dari BigCommerce, konten sedang tren adalah konten yang ditulis berdasarkan peristiwa yang terjadi dalam satu waktu.

Konten sedang tren juga dapat dikatakan sebagai konten yang sangat dinamis. Hal ini dilakukan untuk mengikuti informasi yang sedang menjadi pembicaraan masyarakat pada suatu waktu.

Contohnya: fenomena Citayam Fashion Week di daerah Sudirman Central Business District, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Banyak sekali artikel yang bermunculan tentang penjelasannya, pakaian yang menarik untuk digunakan, hingga berita lainnya terkait fenomena tersebut.

Manfaat Konten Sedang tren

Berdasarkan hasil riset, artikel dengan jenis konten sedang tren memiliki tiga manfaat bagi blog Anda. Ketiga manfaat tersebut, antara lain:

1. Berpotensi Menjadi Viral

Artikel yang Anda tulis berdasarkan hal yang sedang sedang tren berpotensi viral.

Artinya, artikel Anda berpotensi menempati halaman pertama Google dan menghasilkan lalu lintas yang besar.

Perlu diingat, terdapat dua hal yang dapat mempengaruhi potensi di atas. Pertama adalah kondisi SEO dari blog Anda.

Jika kondisi SEO dari blog Anda baik, Google akan secara mudah meng-merangkak artikel terbaru Anda.

Kedua adalah jumlah artikel yang serupa. Semakin sedikit artikel yang membahas suatu topik, maka potensi artikel Anda muncul di laman pertama Google semakin besar.

Kecepatan Anda dalam menulis sebuah artikel dapat menjadi poin plus pada hal ini.

2. Visibilitas dan Popularitas

manfaat konten trending
Dengan popularitas dari blog, Anda dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan endorsement, iklan, atau kerja sama bisnis lainnya. (Foto oleh rawpixel.com/Freepik).

Konten sedang tren dapat meningkatkan visibilitas dan popularitas bagi blog Anda.

Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Traffic Generation Cafe: semakin banyak artikel dibuat oleh sebuah blog, maka semakin baik untuk blog Anda.

Poin plus lainnya adalah semakin erat berita Anda dengan kehidupan masyarakat, artikel Anda akan semakin banyak dibaca. Hasilnya, blog Anda akan semakin populer.

Apalagi, yang Anda tulis adalah konten sedang trenyang memang sedang dicari oleh banyak orang.

Keuntungan tersebut berbanding lurus dengan popularitas. Dengan popularitas dari blog, Anda dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan dukunganiklan, atau kerja sama bisnis lainnya.

3. Terkini dan Respon Cepat

Membuat artikel secara rutin menunjukkan bahwa blog Anda aktif.

Faktanya, Google menyukai blog yang selalu terkiniberkualitas, dan relevan dalam menerbitkan artikelnya.

Hal ini dapat Anda jadikan sebagai target untuk mendapatkan perhatian Google, agar blog Anda dapat menduduki halaman pertama Google.

Selain itu, berdasarkan hasil pengamatan, blog yang terkini cenderung disukai oleh pembaca.

Jika audiens senang membaca artikel Anda, mereka akan mengingat dan bahkan menjadi pengikut blog Anda.

Kekurangan Konten Sedang tren

manfaat konten trending
Artikel trending biasanya hanya menjelaskan sebuah topik dengan singkat dan terkadang tidak menjelaskan hal yang detail. (Foto oleh rawpixel.com/Freepik).

Sebagaimana sebuah karya, jika memiliki kelebihan, maka akan ada juga kekurangannya. Empat kekurangan dari konten sedang trenyaitu:

4. Hanya Bertahan saat Topik Tersebut Terjadi

Seperti namanya, artikel ini hanya memiliki daya tarik pada saat topik tersebut sedang sedang tren atau menjadi perbincangan banyak orang.

Jika sudah topik tersebut “kedaluwarsa”, maka artikel tersebut akan ditinggalkan. Dampak dari artikel yang “kedaluwarsa” ini adalah penurunan lalu lintas artikel yang drastis.

5. Rasio Pentalan Tinggi

Artikel sedang tren biasanya hanya menjelaskan sebuah topik dengan singkat dan terkadang tidak menjelaskan hal yang detail.

Hal tersebut membuat para pembaca dengan sangat cepat membaca artikel Anda, sehingga mengakibatkan rasio pentalan yang tinggi

Rasio pentalan yang tinggi dapat memberikan dampak buruk bagi artikel Anda, yaitu visibilitas pada laman Google yang memburuk.

Google akan mendeteksi kalau artikel Anda tidak membantu menjawab permasalahan pengguna, sehingga peringkat artikel Anda di Google akan menurun.

6. Sumber Berita Hoax dan Kontroversi

Konten sedang tren selalu diasosiasikan dengan berita cepat dan panas untuk menarik perhatian pembaca. Tapi, faktanya, konten sedang tren berpotensi menjadi berita hoax dan kontroversi.

Selain judul yang umpan klikberita ini juga dapat memberikan informasi yang tidak akurat sehingga memicu hoax dan kontroversi.

Hal ini dikarenakan penulis hanya mendapatkan informasi singkat dan belum melakukan validasi dari pelaku atau korban.

7. Harus Bisa Memprediksi

Hal ini mungkin bisa menjadi kelebihan dan kekurangan konten sedang trentergantung sudut pandang Anda. Namun, jika Anda tidak terbiasa menulis artikel sedang trententunya akan menjadi kekurangan yang fatal.

Jika ingin artikel jadi sedang trenAnda harus mampu memprediksi, membaca kecenderungan yang ada saat ini, dan harus mengumpulkan banyak informasi yang belum diketahui banyak orang.

Setelah itu, Anda juga harus menulis dan menerbitkannya dengan cepat, agar tidak kalah dengan pesaing lainnya.

Kesimpulan

manfaat konten trending
Kekurangan konten trending salah satunya hanya bertahan saat topik tersebut terjadi. (Foto oleh Freepik).

Setelah mengenal apa itu konten sedang trenRadVoice Indonesia juga telah menjabarkan apa saja yang menjadi kelebihan serta kekurangannya.

Adapun kelebihan konten sedang trenantara lain:

  1. Berpotensi menjadi viral
  2. Visibilitas dan popularitas
  3. Terkini dan respon cepat

Sedangkan untuk kekurangannya, antara lain:

  1. Hanya bertahan saat topik tersebut terjadi
  2. Rasio pentalan tinggi
  3. Sumber berita hoax dan kontroversi
  4. Harus bisa memprediksi

Namun, semakin banyak pengalaman Anda dalam menulis sebuah konten yang berkualitas, keempat kekurangan di atas dapat teratasi dan justru membantu Anda menghasilkan artikel sedang tren yang berkualitas.

Jadi, apakah Anda siap menulis artikel sedang tren?

Berita Terkini

Berita Terbaru

Daftar Terbaru

News

Berita Terbaru

Flash News

RuangJP

Pemilu

Berita Terkini

Prediksi Bola

Technology

Otomotif

Berita Terbaru

Teknologi

Berita terkini

Berita Pemilu

Berita Teknologi

Hiburan

master Slote

Berita Terkini

Pendidikan

Resep

Jasa Backlink

Slot gacor terpercaya

Anime Batch