Kunci Utama agar Brand Mudah Diliput Media
8 mins read

Kunci Utama agar Brand Mudah Diliput Media

Salah satu tujuan dari hubungan media adalah bisa menambah eksposur kepada brand. Caranya yaitu mengundang media meliput acara milik perusahaan tersebut atau membuat siaran pers untuk ditindaklanjuti.

Namun, menyelenggarakan acara atau membuat siaran pers yang menarik bagi media bukan perkara sederhana. Sudut media yang tepat harus dipikirkan supaya wartawan tertarik untuk meliput agenda tersebut.

Lantas, apa yang dimaksud dengan sudut media dan bagaimana cara mengaturnya?

Di dalam artikel ini, tim RadVoice merangkum pengertian sudut media sekaligus penerapannya untuk kepentingan hubungan media.

Apa Itu Sudut Media dan Mengapa Itu Penting Hubungan Media

Media angle penting karena akan menentukan apakah isu akan ditindaklanjuti oleh media. (Foto oleh Magnific)

Diterjemahkan secara harfiah dari bahasa Inggris, sudut adalah sudut pandang.

Menurut blog Unesa, sudut merupakan cara mendekati suatu topik supaya informasi yang diberikan segar, relevan, dan menarik bagi audiens.

Sudut media penting dalam hubungan media karena menentukan apakah suatu agenda atau isu dari praktisi PR akan diambil oleh wartawan sebagai bahan liputan.

Definisi Sudut Media dalam Konteks PR

Berdasarkan penjelasan umum di atas, sudut media bisa diartikan sebagai sudut pandang yang diambil media sebagai fokus pemberitaannya.

Seorang praktisi PR bisa membayangkan dirinya menjadi pihak media, sambil memperkirakan isu atau hal menarik apa yang akan dijadikan bahan pemberitaan.

Dengan demikian, isu atau tema acara yang disampaikan ke wartawan akan lebih memiliki sudut media dan memperbesar peluang untuk diliput.

Baca juga: Contoh Strategi Media Relations untuk Brand yang Ingin Meningkatkan Awareness

Peran Sudut dalam Menarik Perhatian Jurnalis

Setiap harinya, perusahaan media mendapatkan banyak undangan serta kiriman siaran pers dari berbagai instansi.

Sementara, kemungkinan jumlah wartawan yang bekerja tidak sebanyak undangan yang dikirimkan itu.

Oleh karenanya, pihak redaksi akan memilah undangan ataupun siaran pers yang perlu ditindaklanjuti.

Di sinilah peran sudut menjadi penting, karena hanya isu-isu menarik yang akan ditindaklanjuti untuk diliput oleh media.

Jangan sampai undangan atau siaran pers yang dikirimkan perusahaan diabaikan oleh media karena tidak mengandung sudut menarik.

Perbedaan Sudut vs Sekadar Informasi Produk

Media biasanya akan menghindari undangan atau siaran pers yang menunjukkan informasi produk semata.

Majalah MIX menjelaskan bahwa tulisan yang hanya berisi iklan atau penjelasan produk tidak akan menarik bagi audiens.

Praktisi PR perlu memikirkan aspek spesial atau kelebihan dari suatu produk untuk kemudian dijadikan sudut yang menarik ditindaklanjuti oleh media.

Cara Menemukan Sudut yang relevan

berita televisi

Beberapa hal ini bisa dilakukan agar lebih mudah menentukan angle yang menarik. (Foto oleh Magnific)

Sebelum mengirimkan undangan liputan atau siaran pers kepada media, praktisi PR perlu mengetahui sudut akurat dan menarik.

Beberapa langkah ini bisa dilakukan oleh praktisi PR agar lebih memahami sudut pandang yang menarik bagi media.

Melihat dari Sudut Pandang Audiens

Dikutip dari laman resminya, Founder & CEO LSPR Communication and Business Institute Prita Kemal Gani mengatakan, praktisi PR harus memahami kebutuhan media yang akan dihubungi.

Sebelum membuat pemberitaan, media akan memikirkan sudut pandang menarik yang akan dibaca oleh khalayak.

Oleh karenanya, kebutuhan media akan informasi menarik ini harus bisa dipenuhi oleh praktisi PR.

Di tahap inilah praktisi PR perlu memosisikan diri sebagai audiens supaya dapat melihat aspek yang kemungkinan paling ingin diketahui oleh publik.

Mengaitkan dengan Tren atau Isu Aktual

Sehingga sudut lebih menarik dan relevan, praktisi PR bisa mencoba mengaitkannya dengan tren atau isu aktual.

Media biasanya tertarik dengan informasi baru yang sedang menjadi sorotan masyarakat.

Oleh karenanya, mengaitkan brand ke tren atau isu yang masih hangat bisa menjadi nilai tambah yang dilirik oleh media.

Beradaptasi dengan Nilai Berita (Nilai Berita)

Media massa biasanya menentukan suatu isu layak diliput atau tidak dengan mempertimbangkan nilai berita.

Dikutip dari blog Tempo Institute, berikut adalah nilai berita yang bisa dipertimbangkan sebagai sudut oleh praktisi PR.

  • Seberapa besar pengaruhnya (besarnya).
  • Seberapa besar kebaruannya (aktualitas).
  • Seberapa penting informasinya.
  • Seberapa dekat isu tersebut dengan audiens, baik secara geografis, psikologis, atau ideologis.
  • Seberapa besar dampaknya (dampak).
  • Siapa sosok atau tokoh yang diberitakan (ketokohan).
  • Seberapa unik atau aneh informasi yang diberikan.
  • Seberapa menarik berita itu dan mampu menyentuh emosional audiens.

Jika brand kesulitan menemukan sudut yang tepat dan relevan dengan media, tim seperti RadVoice dapat membantu menerjemahkan cerita bisnis menjadi narasi yang lebih “layak untuk media” dan mudah diliput.

Baca juga: Bagaimana Mengukur Keberhasilan Media Relations?

Contoh Sudut yang Sering Digunakan Brand

Sebelumnya, sudah dijelaskan soal langkah atau cara yang bisa dilakukan untuk menemukan sudut relevan untuk media.

Agar Anda mendapatkan gambaran pertanyaan yang lebih baik media Bahasa inggrise, berikut ini contoh sudut pandang yang sering digunakan oleh brand.

Kisah Berdasarkan Data

Cerita berbasis data merupakan cara penyajian data yang mudah dipahami. (Foto oleh Magnific)

Menurut blog Reveal cerita berdasarkan data adalah cara menyampaikan informasi berbasis data namun tetap mudah dipahami audiens.

Menyajikan informasi berbasis data adalah hal yang penting bagi perusahaan. Namun, jika data itu diberikan secara mentah tentunya tidak akan menarik dan sulit dipahami.

Oleh karenanya, langkah komunikasi terstruktur perlu dilakukan agar informasi berbasis data itu bisa tetap menarik untuk diketahui.

Kisah Kepentingan Manusia

Kisah kepentingan manusia berarti membuat cerita yang menyentuh sisi kemanusiaan.

Dikutip dari blog Fiveable, sudut jenis ini adalah salah satu bentuk jurnalisme yang fokus pada emosi atau aspek personal dari suatu isu.

Biasanya dalam tipe sudut ini akan dijelaskan seberapa besar satu isu akan berdampak pada kehidupan manusia.

Wawasan Industri atau Kepemimpinan Pemikiran

Salah satu sudut yang kerap digunakan dalam mempromosikan nama brand adalah dengan menyajikan informasi soal wawasan industri atau kepemimpinan pemikiran.

Mempromosikan sebuah brand melalui konten memikirkan kepemimpinan berarti menyajikan ide-ide original perspektif unik, atau pengalaman pertama seseorang.

Dikutip dari laman Semrush, di dalam sudut ini, praktisi PR menyajikan konten berupa pandangan dari orang-orang yang memiliki pengalaman langsung di dalam perusahaan seperti pendiri atau ilmuwan.

Baca juga: Apa Saja yang Harus Disiapkan Sebelum Menghubungi Media?

Kesimpulan

Menentukan sudut media mudahnya adalah dengan menempatkan diri sebagai wartawan supaya memahami aspek yang menarik untuk diliput.

Supaya mengetahui sudut pandang media, maka praktisi PR perlu melakukan persiapan sebelumnya dengan memahami kebutuhan wartawan.

Kalau proses ini terasa cukup kompleks, banyak brand memilih bekerja sama dengan tim seperti Suara Rad untuk memastikan semua materi sudah siap sebelum penjangkauan media dilakukan.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch