5 Tips Agar Press Release Dilirik Jurnalis
6 mins read

5 Tips Agar Press Release Dilirik Jurnalis

Di sebuah media, wartawan tidak selalu menulis artikelnya sendiri. Salah satu alasannya karena beberapa praktisi PR rutin mengirim siaran pers untuk dipublikasikan oleh reporter.

Berdasarkan siaran pers Itu, jurnalis kemudian membuat berita yang gaya penulisannya disesuaikan dengan media tempat mereka menggurui.

Biasanya, wartawan akan memilih sudut atau sudut pandang tulisan yang bernilai berita dan memiliki informasi penting sesuai dengan informasi dalam siaran pers.

Meski begitu, sering kali setelah mendistribusikan siaran pers dengan berbagai macam cara, informasi yang disebarkan tetap diabaikan oleh media. Kenapa bisa demikian?

Alasan Siaran Pers Diabaikan

Mengutip Jurnal IPTEKKOM, berita kehumasan atau siaran pers berbeda karakteristiknya dengan produk berita lainnya. Jadi, jangan heran jika tidak semua siaran pers yang dikirimkan oleh praktisi PR ditayangkan di media.

Ada beberapa alasan penyebab siaran pers tidak diolah oleh wartawan. Salah satunya karena isu yang diangkat tidak menarik hingga terlalu berisi promosi.

Selain itu, para wartawan juga memiliki pertimbangan lain saat menerima materi siaran pers yang Anda bagikan.

Berangkat dari masalah itu, RadVoice Indonesia merangkum lima tips agar siaran pers yang dikirimkan dilirik oleh wartawan.

5 Tips agar Siaran Pers Dilirik Jurnalis

1. Harus Memiliki Nilai Berita

Sebuah press release harus memiliki nilai berita. (Foto oleh Freepik)

Wartawan akan menyiarkan siaran pers jika memiliki nilai berita. Unsur siaran pers ini penting untuk diperhatikan oleh praktisi PR.

Pastikan nilai pemberitaan dalam siaran pers, masih relevan, dan disukai oleh banyak orang.

Isu teraktual mungkin akan menarik perhatian, namun harus tetap sesuai dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda.

Jangan sampai hal ini tidak berkaitan karena itu akan membuat wartawan menyingkirkan siaran pers yang diberikan.

2. Tambahkan Kutipan dan Data

Kutipan menjadi suatu hal yang penting dalam sebuah siaran pers. Pasalnya, kutipan sangat penting dalam sebuah siaran pers karena dapat mempertegas isi dari deskripsi yang diberikan.

Hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan wartawan dalam menyiarkan siaran pers perusahaan Anda. Pilihlah seorang yang relevan dan memiliki jabatan paling tinggi untuk memberikan kutipan.

Wartawan akan semakin tertarik untuk menyiarkan berita dari perusahaan Anda kalau kutipan yang diberikan berasal dari pemegang keputusan tertinggi.

Selain kutipan, Anda juga dapat menyertakan data pendukung di dalam siaran pers. Jika hal ini dilakukan, wartawan pasti tidak akan menolak atau bahkan selalu menunggu siaran pers dari Anda.

3. Gunakan Teknik Penulisan Jurnalistik

Gunakan teknik penulisan jurnalistik dalam press release. (Foto oleh Freepik)

Siaran pers adalah naskah berita yang dikirimkan kepada wartawan. Jadi, Anda tetap harus memperhatikan teknik penulisan jurnalistik.

Teknik penulisan jurnalistik dalam sebuah siaran pers akan mempermudah wartawan untuk mengolahnya. Anda harus menuliskan judul, kutipan, hingga kalimat penutup sesuai standar penulisan jurnalistik.

Khusus untuk judul alias judul siaran persAnda harus bisa membuatnya menarik. Ada beberapa cara membuat judul siaran pers yang akan menarik perhatian jurnalis.

Siaran pers yang sudah mengandung unsur-unsur tersebut mungkin akan langsung dipublikasikan oleh jurnalis tanpa melalui proses editing.

4. Jangan Kirimkan Lampiran

Wartawan dituntut untuk bekerja cepat, sehingga mereka akan menghindari segala sesuatu yang membutuhkan waktu lama. Mengunduh lampiran di email adalah salah satu hal yang menghambat kerja jurnalis.

Hal ini mungkin sering diabaikan oleh seorang praktisi PR. Namun, wartawan akan lebih senang membaca siaran pers yang sudah ada di email tubuh atau dikirimkan via WhatsApp, lho.

Siaran pers yang sudah tersedia di email tubuh atau WhatsApp akan lebih mudah dibaca dibandingkan harus mengunduh lampiran yang memerlukan waktu lebih lama.

5. Menindaklanjuti Tapi Tidak Memaksa

Setelah mengirimkan siaran perspraktisi PR perlu untuk melakukan menindaklanjuti kepada jurnalis. Tahapan ini untuk memastikan kenapa artikel tidak dimuat di media.

Namun, perlu diingat bahwa proses ini harus dilakukan dengan bijak. Jangan sampai terkesan mengejar atau memaksa jurnalis untuk menerbitkan siaran pers yang dikirimkan.

Praktisi PR bisa bertanya kepada wartawan jika ada data atau informasi yang kurang. Anda juga bisa menawarkan untuk wawancara eksklusif dengan narasumber terkait.

Melakukan menindaklanjuti ini juga bisa menjadi bahan evaluasi praktisi PR untuk mengirimkan siaran pers di masa depan.

Kesimpulan

Wartawan membutuhkan siaran pers untuk meringankan pekerjaan mereka. Praktisi PR pun juga membutuhkan media untuk menyiarkan siaran persnya.

Namun, wartawan memiliki pertimbangan sebelum mempublikasikan sebuah siaran pers di media, antara lain terkait nilai berita hingga gaya penulisan dari materi yang diberikan.

Seorang praktisi PR perlu memahami pertimbangan-pertimbangan tersebut sehingga tujuan publikasi melalui media bisa tercapai. Jadi, apakah siaran pers yang Anda buat sudah memenuhi unsur itu?

Tim RadVoice dapat membantu Anda tidak hanya dalam menyusun pesan komunikasi yang kuat, tetapi juga mempersiapkan strategi komunikasi yang efektif untuk berbagai kebutuhan, termasuk paparan media dan komunikasi korporat.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch