Isabella Setiawan Memulai Peran Baru Sebagai Senior Graphic Designer
RadVoice Indonesia mengumumkan perubahan posisi Isabella Setiawan atau akrab disapa Isa dari Graphic Designer menjadi Senior Graphic Designer, efektif mulai 3 Agustus 2026.
Perubahan ini merupakan salah satu upaya untuk terus memperkuat kualitas visual RadVoice seiring meningkatnya kebutuhan klien akan konten kreatif yang lebih matang dan strategis.
Dalam posisi barunya, Isa tetap berada di bawah tim social media RadVoice. Namun, kini ia memegang tanggung jawab yang lebih besar dalam menentukan arah visual dan desain, baik untuk kebutuhan klien maupun internal.
Perannya mencakup perancangan aset visual, penentuan arah kreatif, hingga perencanaan konten visual ke depan.
Baca juga: RadVoice Publikasikan Press Release Perjalanan Titik Koma di Panggung Kopi Global
Sebelumnya, sebagai Graphic Designer, Isa berperan merancang berbagai aset visual, mulai dari key visual, konten media sosial, hingga materi campaign untuk mendukung kebutuhan klien di bawah arahan dari Senior Social Media Specialist, Ikhwan Hastanto.
Pengalaman tersebut menjadi landasan kuat untuk memperluas perannya di posisi baru yang membutuhkan kemampuan mengambil keputusan visual secara mandiri.
“Sempat ada keraguan untuk peran baru ini. Namun, aku percaya bahwa kesempatan ini juga datang karena aku mampu melakukannya. Semoga di posisi baru ini aku bisa membuat RadVoice semakin dikenal luas dari segi visual, dan memberikan dampak yang baik bagi tim,” ujarnya.
Promosi ini juga mencerminkan komitmen RadVoice dalam memberikan kesempatan bagi tim untuk terus berkembang dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar seiring perjalanan karier mereka di perusahaan.
Selamat kepada Isa!
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.