Apa Itu Community Engagement? Peran & Contohnya dalam PR
8 mins read

Apa Itu Community Engagement? Peran & Contohnya dalam PR


Dalam strategi hubungan masyarakat (PR), membangun hubungan dengan media saja tidak cukup. Brand juga perlu menjalin hubungan yang kuat dengan komunitasnya.

Di sinilah peran keterlibatan komunitas menjadi penting, yaitu membantu brand membangun hubungan yang lebih dekat, relevan, dan berkelanjutan dengan publik.

Strategi ini bukan hanya tentang komunikasi satu arah, melainkan tentang menciptakan interaksi dan partisipasi aktif komunitas dan mempertimbangkan segala masukannya saat membuat keputusan penting.

Ikuti RadVoice Indonesia untuk mengetahui lebih lanjut mengenai keterlibatan komunitas dan perannya dalam komunikasi PR.

Apa Itu Keterlibatan Komunitas?

Menurut Dibimbing.id, keterlibatan komunitas adalah upaya brand atau organisasi untuk membangun hubungan aktif dengan komunitas yang relevan melalui komunikasi, kolaborasi, dan partisipasi.

Pendekatan ini bertujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara organisasi dan masyarakat.

Dalam konteks PR, keterlibatan komunitas bertujuan memperkuat reputasi serta menciptakan hubungan jangka panjang dengan publik.

Keterlibatan komunitas dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas, mulai dari program sosial hingga interaksi digital di media sosial.

Baca juga: 7 Jenis Public Relations untuk Perusahaan Anda, Wajib Tahu!

Mengapa Keterlibatan Komunitas Penting dalam PR?

Keterlibatan komunitas memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program PR. Berikut lima alasan mengapa strategi ini penting:

Mendukung Reputasi

Menurut CRMS Indonesia, keterlibatan komunitas memiliki dampak langsung terhadap reputasi perusahaan karena menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap masyarakat. Ketika brand hadir dan berkontribusi secara nyata, citra perusahaan menjadi lebih positif dan berkelanjutan.

Mendengarkan apa yang dikatakan komunitas tersebut memungkinkan kampanye PR yang lebih efektif dan terarah.

Hal ini mendukung salah satu tugas utama PR merujuk pada Indeed, yaitu menegaskan identitas dari brand perusahaan.

Mengutip Team Lewis, keterlibatan komunitas dapat dilakukan dalam berbagai bentuk seperti survei atau penelitian. Anggota komunitas dapat berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan melalui survei tersebut.

Mendengarkan apa yang dikatakan komunitas tersebut memungkinkan kampanye PR yang lebih efektif (Foto oleh Freepik).

Meningkatkan Kepercayaan Publik

Kepercayaan tidak dibangun melalui promosi semata, tetapi melalui interaksi dan kontribusi yang konsisten. Keterlibatan komunitas menunjukkan bahwa brand peduli terhadap kebutuhan dan aspirasi komunitasnya.

Ketika brand secara aktif mendengarkan masukan, merespons kebutuhan, dan terlibat dalam percakapan dua arah, publik akan melihat komitmen tersebut sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab. Bahkan dalam beberapa kasus, hal ini dapat membuahkan hasil yang lebih akurat.

Interaksi yang berkelanjutan ini memperkuat persepsi positif dan membantu membangun hubungan yang lebih autentik dibandingkan komunikasi satu arah.

Membangun Loyalitas

Komunitas yang merasa dihargai dan dilibatkan cenderung memiliki loyalitas lebih tinggi. Loyalitas ini penting untuk menjaga hubungan jangka panjang antara brand dan audiens.

Melalui keterlibatan yang konsisten, brand dapat menciptakan rasa memiliki di antara anggota komunitas. Ketika komunitas merasa menjadi bagian dari perjalanan brand, mereka tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pendukung aktif yang bersedia merekomendasikan brand secara sukarela.

Mengembangkan Sosial dan Ekonomi

Program keterlibatan komunitas sering kali berdampak langsung pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Kontribusi ini membantu brand tidak hanya dikenal sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari solusi.

Kegiatan seperti pemberdayaan komunitas, pelatihan keterampilan, atau dukungan terhadap UMKM lokal dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan. Dampak positif tersebut memperkuat citra brand sebagai organisasi yang memiliki tanggung jawab sosial dan visi jangka panjang.

Menciptakan Kolaborasi

Keterlibatan komunitas membuka peluang kolaborasi antara brand, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini dapat menghasilkan inovasi serta memperluas jangkauan komunikasi brand.

Melalui kolaborasi, brand dapat memahami kebutuhan komunitas secara lebih mendalam dan menciptakan program yang lebih relevan.

Sinergi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas komunikasi, tetapi juga memperkuat posisi brand sebagai mitra yang terbuka dan inklusif.

Contoh Keterlibatan Komunitas

Dialog aktif, baik secara langsung atau daring, juga dapat dilakukan sebagai upaya strategis untuk mencapai tujuan kampanye PR.

Contoh Keterlibatan Komunitas di PR

Acara Komunitas

Mengadakan atau berpartisipasi dalam acara komunitas seperti bengkeldiskusi publik, atau peristiwa lokal membantu brand membangun kedekatan secara langsung dengan audiens.

Acara tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk mendengarkan langsung aspirasi dari komunitas.

Contohnya, sebuah startup fintech dipegang bengkel literasi keuangan gratis untuk komunitas UMKM di kota tertentu. Dalam acara tersebut, brand tidak hanya memperkenalkan produknya, tetapi juga memberikan edukasi praktis tentang pengelolaan keuangan bisnis.

Kegiatan ini menciptakan interaksi langsung sekaligus membangun citra brand sebagai mitra yang solutif.

Baca juga: Yuventa Bicara Peran Media dalam Kampanye PR Wahana Visi Indonesia

keterlibatan komunitas
Aktivitas seperti seminar, diskusi, kegiatan sosial dapat mempererat hubungan antara komunitas dan perusahaan. (Foto oleh Freepik)

Program CSR (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan)

Menurut CRMS Indonesia, CSR dan keterlibatan komunitas memiliki perbedaan fokus, namun keduanya sama-sama berkontribusi pada reputasi perusahaan.

CSR biasanya lebih terstruktur dalam program tanggung jawab sosial, sementara keterlibatan komunitas menekankan keterlibatan dan interaksi aktif dengan komunitas. Umumnya, kegiatan yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan sosial atau mengadakan pelatihan.

Beberapa program CSR di antaranya program yang dilaksanakan oleh perusahaan FMCG berupa penanaman 10.000 pohon di wilayah terdampak perubahan iklim.

Program tersebut tidak hanya berupa donasi, tetapi juga melibatkan karyawan dan komunitas lokal dalam proses penanaman serta edukasi lingkungan.

Aktivitas ini memperkuat reputasi perusahaan sebagai brand yang peduli terhadap keberlanjutan.

Kampanye di Media Sosial

Media sosial menjadi platform efektif untuk melibatkan komunitas secara digital. Konten interaktif, diskusi terbuka, hingga kampanye berbasis partisipasi publik dapat memperkuat pertunangan merek.

Kampanye interaktif seperti pemungutan suarakuis, dan memberi secara gratis kerap melibatkan komunitas secara luas. Jangan lupa, PR juga wajib memahami kapan waktu yang tepat untuk meluncurkan kampanye di media sosial.

Pelibatan tokoh masyarakat atau pemberi pengaruh yang memiliki pengaruh di komunitas tertentu juga dapat memperluas jangkauan.

Contohnya, seperti brand kecantikan yanng meluncurkan kampanye #CeritaKulitSehat yang mengajak audiens membagikan pengalaman perawatan kulit mereka.

Brand kemudian memilih beberapa cerita untuk diangkat dalam konten resmi dan memberikan hadiah produk. Kampanye ini meningkatkan partisipasi komunitas sekaligus memperluas jangkauan komunikasi secara organik.

Baca juga: Pahami Jam Prime Time Ramadan: Kapan Waktu yang Tepat Meluncurkan Kampanye Media?

keterlibatan komunitas
Memasukkan community engagement ke dalam program dan kampanye PR akan membantu organisasi membangun kepercayaan (Foto oleh Freepik)

Sponsor dan Donasi

Memberikan dukungan terhadap kegiatan komunitas melalui sponsorship atau donasi menjadi salah satu bentuk keterlibatan strategis. Aktivitas ini memperluas eksposur sekaligus menunjukkan kepedulian brand.

Salah satu yang sering dilakukan yaitu, perusahaan teknologi mensponsori hackathon acara mahasiswa tingkat nasional. Selain memberikan dana dan hadiah, perusahaan juga menghadirkan mentor dari tim internal untuk membimbing peserta.

Sponsor ini tidak hanya meningkatkan eksposur brand, tetapi juga membangun hubungan dengan talenta muda dan komunitas teknologi.

Program Kolaborasi dengan Komunitas

Brand dapat mengembangkan program kolaboratif seperti kreasi bersama produk, kampanye bersama komunitas, atau inisiatif berbasis kebutuhan lokal. Pendekatan ini membuat komunitas merasa menjadi bagian dari perjalanan brand.

Salah satu contohnya, brand mode lokal berkolaborasi dengan komunitas pengrajin daerah untuk merancang koleksi edisi khusus.

Proses desain dilakukan bersama, dan sebagian keuntungan dialokasikan untuk pengembangan komunitas tersebut. Kolaborasi ini menciptakan nilai ekonomi sekaligus memperkuat bercerita merek media.

Kesimpulan

Keterlibatan komunitas merupakan elemen penting dalam strategi PR modern. Menurut berbagai sumber, keterlibatan aktif dengan komunitas dapat meningkatkan reputasi, memperkuat kepercayaan publik, serta menciptakan loyalitas jangka panjang.

Bagi brand yang ingin membangun hubungan yang lebih autentik dan berkelanjutan, keterlibatan komunitas bukan lagi pilihan tambahan, melainkan bagian integral dari strategi komunikasi yang efektif.

Membangun keterlibatan komunitas yang efektif membutuhkan perencanaan, konsistensi, dan strategi komunikasi yang tepat. Tidak hanya sekadar menjalankan program, tetapi memastikan setiap aktivitas memiliki dampak terhadap reputasi dan hubungan jangka panjang dengan publik.

Jika brand Anda ingin mengembangkan strategi keterlibatan komunitas yang terarah dan relevan dengan kebutuhan bisnis, tim RadVoice siap membantu merancang pendekatan PR yang lebih strategis dan berdampak.

Agen Togel Terpercaya

Bandar Togel

Sabung Ayam Online

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

News

Breaking News

Berita