3 Tips Menulis Artikel Olahraga, Salah Satunya Harus Netral!
Artikel olahraga merupakan artikel gaya hidup yang memiliki banyak peminat di Indonesia. Olahraga menjadi topik yang disukai masyarakat.
Terbukti ketika kita membuka situs web berita, topik olahraga menjadi halaman utama media tersebut.
Selain sepak bola, beberapa jenis olahraga lainnya yang mempunyai cukup banyak peminat di Indonesia yaitu badminton, basket, voli, dan renang.
Hal tersebut bisa menjadi peluang bagi Anda untuk mulai menulis artikel olahraga.
Mempublikasikan artikel mengenai olahraga tentu akan menguntungkan bagi konten Anda.
Pengunjung meningkat, bahkan bisa menjadikan artikel Anda di halaman pertama mesin pencarian. Sangat menguntungkan, bukan?
Baca juga: 10 Rahasia Menulis Konten yang Menginspirasi Pembaca
Tips Membuat Artikel Olahraga
Setelah melihat banyaknya keuntungan dari membuat artikel olahraga, saatnya Anda mempelajari cara membuat artikel olahraga.
Hal yang perlu Anda lakukan adalah mempelajari bagaimana caranya memulai menuliskan artikel olahraga agar dilirik banyak pembaca.
Berikut beberapa tips dasar yang bisa digunakan untuk membuat artikel olahraga.
1. Netral

Bersikap netral merupakan poin utama yang harus Anda lakukan ketika memutuskan ingin menjadi penulis artikel olahraga.
Terkadang, karena kecintaan terhadap klub dari salah satu olahraga, Anda tidak netral dalam membuat opini di dalamnya.
Misalkan, Anda ingin membuat artikel tentang menelisik pertandingan sepak bola wanita di Indonesia.
Karena Anda terbiasa dengan pertandingan sepak bola pria, artikel yang Anda buat cenderung mengucilkan pemain dan menceritakan kekurangannya saja.
Hal ini tentu akan mengakibatkan pemain atau penggemar sepak bola wanita kecewa.
Padahal, sebaik-baiknya artikel adalah artikel yang objektif dan memaparkan segala sesuatu secara berimbang.
Anda harus profesional dan berusaha netral agar artikel yang ditulis rasional dan memang layak untuk dibaca dari awal hingga akhir.
Baca juga: Fenomena Joki Strava: Citra Bugar demi Validasi Sosial dan Personal Branding
2. Data Akurat dan Terkini

Menulis artikel olahraga haruslah dilengkapi dengan data yang akurat.
Misalnya, Anda ingin mengerjakan artikel mengenai prediksi pemenang pertandingan badminton All England ganda putra Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon melawan Bagas Maulana dan Shohibul Fikri.
Anda harus menjelaskan secara lengkap mengenai data keempat pemain tersebut sampai penghargaan yang didapat sebelumnya.
Dikutip dari viaSport British Columbia, gunakan juga bahasa yang tepat dan spesifik saat membicarakan data olahraga.
Hindari kata-kata abstrak seperti “Kevin merupakan pemain hebat”. Sebagai gantinya, Anda bisa menulis “Sepanjang kariernya sebagai atlet, Kevin telah meraih 36 gelar juara”.
Anda boleh menambahkan opini yang netral mengenai kemungkinan menang dari masing-masing pemain.
Misalnya, “Kemungkinan menang Kevin dan Marcus tinggi karena memang peringkat satu dunia. Di sisi lain, tim lawan juga sangat membara karena masih muda dan sudah bisa mengalahkan pemain-pemain senior sebelumnya.”
Tidak hanya itu, artikel olahraga biasanya bernuansa berita lembutsehingga penulis diharuskan bisa menyesuaikan gaya bahasa mereka saat menulis berita olahraga.
“Tidak seperti politik dan keamanan, artikel olahraga memberikan kebebasan kepada penulis untuk ‘lebih’ bertele-tele dalam menyampaikan pesan dari tulisan,” ungkap jurnalis Harian Kompas, Ikhsan Mahar.
Anda juga bisa mewawancarai langsung narasumber agar konten yang dibuat lebih maksimal. Anda bisa mengikuti tips untuk wawancara narasumber.
Selain data yang akurat, penting bagi Anda untuk peka dengan pembaruan berita.
Jangan sampai artikel yang dibuat sudah basi karena itu hanya akan membuat pembaca tidak tertarik lagi untuk membacanya.
Baca juga: Fenomena Padel di Indonesia dari Perspektif Public Relations
3. Paham dengan Olahraga yang Dipilih

Terkesan sepele, namun sebenarnya poin ini sangatlah penting saat menulis artikel olahraga.
Sebaiknya ketika memutuskan ingin memutuskan fokus ke olahraga apa, Anda sudah paham dengan olahraga tersebut.
Terkadang, ada istilah-istilah maupun kegiatan yang hanya diketahui oleh orang-orang yang sudah sangat paham dengan olahraga tersebut.
“Setiap cabang olahraga memiliki istilah teknis yang tidak banyak diketahui khalayak.”
Menurut Ikhsan, penggunaan kata teknis adalah salah satu upaya dalam membantu mengedukasi para pecinta olahraga tertentu, untuk lebih mengenal istilah teknis yang sudah terbiasa digunakan para pelatih.
Tentu hasil artikelnya berbeda dengan seseorang yang hanya meriset dan membaca saja.
Idealnya, Anda bisa memilih olahraga yang Anda sukai karena itu akan sangat memudahkan dalam penulisan.
Pembaca juga merasa sangat dimengerti karena merasa sepaham dengan artikel yang Anda tulis.
Baca juga: Perjalanan dan Tantangan Jurnalis Sepak Bola Hartifiany Praisra
Kesimpulan
Secara umum, ada tiga cara yang bisa Anda lakukan untuk menulisartikel olahragayaitu sebagai berikut:
- Netral
- Data yang akurat dan terkini
- Pahami cabang olahraga yang dipilih
Artikel olahraga memang terlihat meyakinkan jika kita melakukan dengan cara yang benar.
Namun, jika Anda tidak konsisten dalam melakukannya, usaha Anda akan sia-sia.
Pembaca akan lari kepada penulis yang lain yang kontennya selalu ada. Semoga tips di atas bisa membantu Anda menulis artikel olahraga yang baik!
Ingin konten seputar olahraga ditulis secara profesional dan siap dipublikasikan? Hubungi Radvoice Indonesia untuk membantu menghadirkan konten yang relevan, kuat, dan sesuai kebutuhan brand Anda.

Agen Togel Terpercaya
Bandar Togel
Sabung Ayam Online
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita